“…Saya
akan mempromosikan pariwisata Bandar Lampung dan juga provinsi Lampung ke tingkat nasional hingga internasional”
....
Pernyataan
diatas, merupakan ungkapan motivasi
personal yang paling sering saya jumpai saat bertugas menilai setiap sosok
remaja yang hadir dalam ruang audisi Muli Mekhanai Kota Bandar Lampung. Tak ada
yang salah dengan pernyataan tersebut. Hanya saja, sepenggal kalimat diatas
adalah salah satu bentuk pengakuan yang bersifat membuai dan terlalu jauh untuk
ukuran personal yang belum memiliki pengalaman banyak. Uniknya, ketika ditanya lebih lanjut soal pernyataan akan mempromosikan potensi pariwisata, justru tak bisa menjelaskan upaya kongkretnya.





