Berat
rasanya meninggalkan puncak gunung Phantom. Saya dan beberapa rekan merasa malas berlalu dari hamparan alam super keren yang
tak pernah bosan untuk dipandangi. Tapi tentu ada aktivitas selanjutnya yang
juga tak kalah menarik. Menyusuri jalan pulang melalui kebun teh Munnar dan
tandang ke desa Tribal.
Tampilkan postingan dengan label Munnar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Munnar. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 08 April 2017
Jumat, 07 April 2017
KISAH BERTARUH NYAWA KALA MENDAKI GUNUNG PHANTOM KERALA
Dipanshu
atau yang lebih sering saya panggil ‘D’ – my roommate, membangunkan tidur saya pagi itu. “hurry up,
almost 6 o’clock!” hentaknya seraya menarik selimut yang saya peluk erat sepanjang malam. Sungguh nyaman rasanya
tidur dalam tenda. “You don’t need to shower, right ?!” tanya D pada saya. Oohh,
tak perlulah saya mandi dalam udara dingin begini, lagipula buat apa mandi, lha wong cuma mau naik gunung aja pake mandi!. hahahaha. Jadilah saya pun bergegas membawa serta
beberapa keperluan pribadi dalam dry bag
yang telah saya persiapkan sejak semalam.





