Dunia Inspirasi Penuh Warna by Indra Pradya

Rabu, 05 Desember 2018

CARA ISTIMEWA MENIKMATI KUTA BALI



Siapa yang tak tahu kawasan Kuta di pulau Dewata, Bali. Nyaris setiap pelancong ke Bali pasti akan bersinggungan dengan kawasan Kuta. Akses yang terbilang dekat dari bandara hingga tersedianya beragam fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk menambah seru liburan kamu.  Tapi sebagai pelancong, tentu ada rasa kepuasan tersendiri bila dapat menikmati sebuah kawasan tanpa banyak gangguan dari pelancong lain kan?. Nah, berikut saya beritahu cara istimewa menikmati Kuta. Simak deh

Senin, 03 Desember 2018

PENGALAMAN TANDANG KE PURA LEMPUYANG


Saat  memutuskan untuk menikmati Bali dengan bersepeda motor, Ubud dan Karangasem adalah tujuan utama saya.  Meski kemudian sempat singgah kebeberapa spot menarik sebagai bonus dari perjalanan. Tapi yang buat saya kebelet pengen ke Karangasem tak lain karena  ingin tandang langsung ke Pura Lempuyang Luhur. Bukan hanya soal bentuk pura yang mengandung nilai sejarah, tetapi ada keinginan untuk bersantai sembari seruput kopi berlatar gunung Agung!. Sungguh keinginan yang receh sekali ya?, hahaha. Meski terbilang receh, tetaplah di jabani, lets go!

Jumat, 30 November 2018

MAKNA BERHARGA DI BALIK GELAR PUTERI INDONESIA



Photo by @rudyhartono

Sebenarnya, saya ingin sekali menuturkan kisah ini usai menjadi relawan Trauma Healing di Palu pada pertengahan Oktober 2018 lalu. Kisah dimana saya tergabung dalam Green Edelweiss dan  didalamnya tergabung dua relawan  bernama  Sonia Fergina Citra  dan Wilda Situngkir   Tapi saya butuh jeda beberapa saat untuk berfikir ulang. Saya ingin menuturkan kisah ini dari sudut pandang saya sebagai orang biasa. Mewakili masyarakat awam pada umumnya. Karena saya memang tidak mengenal mereka sebelumnya, selain dari sosmed. Jadi buat kamu yang ingin tahu seperti apa rasanya jadi Puteri Indonesia?, lalu bagaimana pribadi mereka ketika menjalankan peran sebagai seorang relawan?.  Konon, sifat asli seseorang akan terlihat ketika ia berada di lingkungan yang bukan kesehariannya atau bukan zona nyamannya. Nah, agar tak menambah praduga, baiknya simak uraian berdasarkan pengamatan saya secara langsung selama 3 hari bersama Puteri Indonesia. Check it dot!.

Kamis, 29 November 2018

MENENGOK MAHAKARYA SENI DI MUSEUM BLANCO



Saat memutuskan untuk menikmati waktu dan bersantai di Ubud. Museum Blanco adalah salah satu spot wajib yang masuk dalam jadwal kunjungan saya. Beberapa kali ke Ubud, sekalipun belum pernah tandang ke museum Blanco. Itu semua karena rekan jalan saya pada waktu itu tidak menyukai museum, hehehe. Berhubung saya jalan sendirian, maka saya bebas memilih apa yang wajib saya kunjungi. Tak heran, bila waktu kunjungan saya ke Museum Blanco tergolong paling lama dibanding spot wisata lainnya. Penasaran ?, yok ikuti aktivitas saya di Museum Blanco!

Selasa, 27 November 2018

PARIWISATA LOMBOK BANGKIT LAGI



 … Berlarianlah mereka menuju lorong yang terang benderang. Tak lagi tersumbat oleh desakan cahaya dalam ragam warna yang tak tergambarkan …


Begitulah upaya Tsukuru Tazaki. Tokoh tegas dalam novel Colorless Tsukuru Tazaki and His Years Pilgrimage karya novelis Jepang favorite saya Haruki Murakami yang digambarkan sedang berlari dari kejaran komplotan jahat.  Kepala saya masih dijejali gumpalan tanya akibat bacaan separuh jalan. 

Minggu, 25 November 2018

PESONA TAMAN WISATA PUSUK SEMBALUN - LOMBOK.



...”Bisa stop sebentar?, kece nih!” pinta saya pada sopir saat melihat hamparan hijau memikat di kejauhan dari balik kaca kendaraan yang melintasi jalan menanjak dan berkelok.
“ Nanti ya mas, ada bagian yang lebih bagus dari ini, kok…” ujar pak Sopir.  
Saya pun menyetujui. Tak lama kendaraan berhenti di lokasi yang menurut pak Sopir adalah spot terbaik untuk melihat kawasan Sembalun.

Sabtu, 24 November 2018

TIGA HARI MOTORAN DI BALI, DAPAT INI!.



Tandang ke Bali itu bukan sesuatu yang asing bagi saya.  Mulai masa liburan bareng keluarga, study tour jaman SMA hingga beberapa kali pelesiran bareng temen-temen saat liburan kuliah dulu.  Belum termasuk jadi biduan atau urusan pekerjaan. Dari sekian kali ke Bali, saya ingin melakukan sesuatu yang beda. Yang belum pernah saya lakukan sebelumnya bila ke Bali.  
“Serius lu pengen motoran di Bali?!” ujar rekan kerja tak percaya ketika tahu saya ingin menikmati Bali dengan sepeda motor.

Selasa, 20 November 2018

PEDULI PALU DAN DONGGALA BERSAMA GREEN EDELWEISS DAN PUTERI INDONESIA


Wilda dan Sonia - photo by Rudy Photograph

Keterlibatan saya menjadi tim relawan untuk bencana Palu dan Donggala di Sulawesi Tengah berkat ajakan dari Mas Ayi – owner dari Green Edelweiss Foundation.  Meski kepastian saya masuk dalam tim relawan terbilang dekat dengan hari pelaksanaan. Tak hanya tim dari Green Edelweiss Foundation saja,  2 sosok Puteri Indonesia juga jadi bagian dari keberangkatan menuju Palu dan Donggala.  Sonia Fergina Citra – Puteri Indonesia 2018 dan Wilda Situngkir – Puteri Indonesia Pariwisata 2018.

Sabtu, 17 November 2018

MENEPI DAN MENIKMATI DIRI DI UBUD BALI.




Memanfaatkan waktu di sela padatnya aktivitas itu dapat memberikan penyegaran pada tubuh dan fikiran. Semacam menikmati jeda waktu tanpa ada yang mengganggu apalagi bertanya ini itu. Sesekali menghabiskan waktu dengan menikmati suasana hanya bersama diri sendiri. Terlebih lokasinya di Ubud, Bali. 

Minggu, 11 November 2018

PELAKSANAAN PROGRAM ANAK LOMBOK SEMANGAT SEKOLAH



Saya dan teman-teman baru saja selesai melaksanakan program Anak Lombok Semangat Sekolah. Sebuah gelaran lanjutan dari kunjungan pertama kami saat Lombok terkena gempa pada  awal Agustus 2018 silam.  Bila gelaran pertama lebih pada pemberian bantuan pangan, pakaian dan trauma healing untuk anak dan perempuan, program kedua ini lebih spesifik pada bidang pendidikan. Sesuai namanya, program Anak Lombok Semangat Sekolah lebih difokuskan pada pemberian bantuan perlengkapan sekolah anak di beberapa Sekolah Dasar di kawasan Lombok yang terdampak bencana gempa. 

Sabtu, 03 November 2018

MENGENAL DRUMBLEK DI KAMPUNG RAGAM WARNA



 Apa itu drumblek?
Saya juga bertanya begitu saat mas Anton mengajak saya hadir dalam gelaran Festival Drumblek  di Kampung Ragam Warna, Kendal, Jawa Tengah.  Saya  menerima ajakan mas Anton ketika mendapat penjelasan singkat soal Drumblek. Meski menyisakan pertanyaan lanjutan.  Maklum, saya pribadi belum pernah tahu apa itu Drumblek. Juga belum pernah menyaksikan sajian Drumblek secara langsung sebelumnya.

Kamis, 01 November 2018

MENENGOK PESONA KAMPUNG RAGAM WARNA



Bola mata sontak segar kala tiba di bagian depan kampung yang berhias aneka warna. Paduan semangat dan sisi kreatif begitu nyata dihadapan. Hilanglah rasa kantuk dan lelah perjalanan sejak pagi dari Lampung menuju Semarang.  Saya dan beberapa rekan siang itu tiba di kampung Mranggen, desa Kutoharjo, Kendal – Jawa Tengah.  Kedatangan saya dan rekan-rekan di undang untuk  menyaksikan langsung gelaran festival Drumblek persembahan kampung Ragam Warna.  Mas Anton – suhu Drone kece bana-bana lah yang mengajakserta saya dan rekan-rekan lainnya. Yup, kampung Mranggen itu kini lekat dengan sebutan Kampung Ragam Warna.  Apa sih yang menarik dari Kampung Ragam Warna ini?, hhmm… siapkan kopi dan kudapan supaya bisa simak uraian kisah saya sambil santai ya,  kemon genks!...
Scroll To Top