…”Aku
gak jadi ambil Job malam Tahun Baru.”… lapor saya pada Istri suatu sore sepulang
kantor. Dan seperti biasa, yang menerima laporan tersenyum.
Ia
tahu betul siapa suaminya. Apa yang suaminya putuskan, selagi tak berpengaruh
pada hal-hal prinsip rumah tangga yang telah kami sepakati sejak awal
memutuskan menikah, tidaklah ia banyak menyanggah.
“Karena
aku gak ngeJob malam Tahun Baru, tak
ada uang masuk ya…?” kelakarku pingin
tahu reaksinya.
“Ayah
mau ambil Job atau tidak, itu
keputusan Ayah. Toh, yang ngejalaninnya Ayah, bukan Bunda. Soal
penghasilan itu ketentuan Allah. Pasti ada rezeki dari sumber lainnya.” Uraian tegas dengan sorot mata yang tetap
teduh kearah saya.






