Dunia Inspirasi Penuh Warna by Indra Pradya

Senin, 27 Februari 2017

STRATEGI MENJARING VOTE TANPA JEDA DEMI KERALA




Kabar bahwa nama saya ada dalam jajaran nominasi peserta  Kerala Blog Express (#KBE) Season 4 untuk perwakilan Indonesia justru saya ketahui dari  twit-nya mas Salman yang juga ada dalam jajaran nominasi  #KBE Season 4.  Penantian saya akhirnya membuahkan hasil.  Setelah membulatkan niat melakukan pendaftaran  sejak  #KBE Season 4 resmi dibuka. 

from Google


 

KeralaBlog Express adalah ajang pertemuan 30 Blogger  dari 30 negara yang digelar oleh Pemerintah India guna mempromosikan kawasan wisata Kerala – India bagian selatan. Tahun ini adalah kompetisi  ke empat. Siapapun yang memiliki blog boleh mendaftar gelaran ini.  Pihak penyelenggara akan memposting sejumlah nominasi dari 30 negara setelah para pendaftar di seleksi. Selanjutnya, para nominasi dari 30 negara tersebut diberi kewenangan untuk mempromosikan diri guna mendapat  vote sebanyak banyaknya.  Sistem vote bukan seperti memberikan like pada postingan di akun instagram. Vote harus dilakukan di laman web Kerala Blog Express lalu setiap voter harus terlebih dahulu login dengan akun Facebook masing masing. Sistem Vote juga tidak bisa  menggunakan aplikasi ‘Likers’ atau ‘Boom Likes’, murni one account one vote

 
MY MENTOR. dua alumni #KBE dua tahun sebelumnya

 Awalnya, informasi ajang Kerala Blog Express  saya peroleh dari mba Donna Imelda  yang saat pertemuan di event Festival  Teluk Semaka – November 2014, mba Donna sedang menjadi nominasi.   Saya sempat mencoba mendaftar dan kemudian  masuk dalam daftar nominasi di minggu terakhir, meski tak membuahkan hasil apapun. Dan Mba Donna berhasil keluar sebagai wakil Indonesia ke Kerala di awal tahun 2015.  Saat Festival Teluk Semaka di Tanggamus pada November 2015 saya bertemu dengan blogger asal Palembang ; Haryadi Yansyah - @omnduut – yang kemudian berhasil pula memenangkan perolehan vote dan mewakili Indonesia ke #KBE Season 3 diawal tahun 2016.

Akhir tahun 2016, ajang Kerala Blog Express Season 4 dibuka. Dan saya merasa tahun inilah saya harus berhasil. Bagai tekad bulat yang mendarah-daging dalam tubuh. Bukan tanpa alasan, dua alumni di dua tahun sebelumnya – mba Donna dan Yayan, cukup memberi saya gambaran seputar ajang Kerala Blog Express dan bagaimana peta pemenangannya. Selanjutnya, hingga tulisan ini dibuat, mba Donna dan Yayan adalah dua sosok yang selalu saya mintai pendapat banyak hal seputar #KBE.

 
jajaran pengiat media sosial di Lampung yang turut membantu vote dan penyebarluasan Link Vote saya

MENGENALI  DAN MENGERAHKAN ‘PERSONAL POWER’

Begitu melihat nama saya masuk dalam nominasi, tentu saya senang. Meski selanjutnya membuat saya tertegun cukup lama menatap layar laptop. Pasalnya, nama saya ada di urutan ke 17 dalam daftar pengumuman dengan jadwal pengumuman di ujung minggu ke 2 di bulan Desember (15 Desember 2016). Sedangkan  beberapa nama yang berhasil diumumkan sejak awal desember telah lama bergerilya mengumpulkan vote. Bahkan beberapa nama lainnya sudah mengumpulkan 100 hingga 200an Vote!!. EDAN!!!.  Ditambah nama nama peraih vote tertinggi adalah mereka yang memang blogger senior dengan network yang tentu tidak sedikit.  “Gimalah cara menyamai jumlah vote mereka yang  sudah banyak itu?, belum lagi blog mereka sudah jauh lebih bagus dibanding saya yang baru serius ng-Blog di akhir tahun 2014”. ucap saya pada diri sendiri kala itu.

“Lakukan segera!. Mulailah dari orang orang terdekat dulu.” begitu Yayan menyemangati saya soal memulai penjaringan Vote, saat ia tahu saya masuk nominasi.  Tahun lalu, Yayan berhasil menoreh Vote lebih dari 700an Vote. Hhhmmm… angka yang fantastis juga,ya. “yang penting bang Indra semangat terus, ngumpulin vote banyak pasti mudah,kok.” pesan Yayan yang kemudian menebalkan semangat saya. Yayan juga memberikan Tips berupa langkah – langkah  yang ia lakukandalam mengumpulkan vote tahun lalu.

kiri dan kanan adalah Tim Sukses saya
Oke, Bismillah. Sebagai seorang yang suka orat-oret rencana, saya pun segera menuliskan sederet trik, memetakan rencana hingga menyusun strategi yang dapat dijadikan jalan menambah vote. Saya pun jadi ingat ungkapan mba Donna ketika dulu ia berupaya mengumpulkan vote, “Sebesar apapun nama dan pengaruh kita di media sosial, menyentuh langsung orang perorang,  bertemu secara personal itu jauh lebih terasa.” 
Nah, berbekal arahan alumni Kerala Blog Express di dua musim sebelumnya, berikut beberapa hal yang menjadi upaya saya dalam melakukan #NgemisVote (istilah dari Yayan). Beberapa diantaranya, cukup ekstrem! Alias Tebal Muka, Hahahha. Tapi, kepalang jadi nominasi, total berjuang  untuk menang. Oh, ya, lagipula jika penilaian #KBE berdasarkan jam terbang si blogger serta kualitas blog-nya, tentu saya kalah!,hahaha… Ya, tau diri lah… saya kan masih anak kemaren sore dalam dunia Blogger. Tapi jika yang diharap adalah Vote tertinggi, sepertinya saya bisa berupaya segenap daya untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya vote.  Bismillah…
Yok simak  cara saya ….

teman teman HIPMI Lampung yang bantu Vote

LINGKUP KELUARGA DAN ORANG ORANG TERDEKAT
Berdasarkan pengalaman senior – mba Donna dan Yayan, hal yang paling mudah mengumpulkan vote adalah keluarga. Mulai dari orang tua, Oom dan Tante,  Garis keluarga dari istri dan mertua, tetangga, sahabat, teman,  dan orang orang terdekat.  Ada untungnya juga jadi bagian dari keluarga besar. Tinggal sebar permohonan vote via group whatsapp, semua menyanggupi.  Jangan lupa juga untuk rajin rajin ke pertemuan keluarga ; arisan keluarga hingga acara resepsi pernikahan. Menemui langsung jajaran keluarga lebih efektif menaikan jumlah vote lho. Jangan lupa promote vote di akun facebook para keluarga dan saudara saudara yang kita temui tersebut yaa… supaya informasi vote tersebarluas. Selain itu, utus beberapa saudara dekat untuk jadi Tim Sukses  Vote – menjadi perpanjangan tangan dalam penyebaran Link Vote. Ading Derry – terima kasih banyak berkenan jadi Tim Sukses saya.


MENGERAHKAN SEISI KANTOR
Bagi yang ikut program Kerala Blog Express tapi berstatus kerja, justru bisa jadi modal buat mengumpulkan vote dengan cara mengerahkan seisi kantor tempat kalian bekerja. Beruntung saya kerja di kantor yang jumlah personalnya banyak. Tak hanya itu, sebagai staff di Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung saya juga punya akses menemui rekan rekan yang saya kenal bekerja di Dinas lain dalam lingkungan PEMDA. Mengerahkan jajaran Pemerintah Daerah Kota Bandar Lampung yang sudah pasti mereka punya akun Facebook semua kan?… hehehe.  Meski tak semua dinas berhasil saya sambangi, setidaknya ratusan orang berhasil saya temui dalam rangka #NgemisVote. Hahahahha.

dukungan temen temen Kantor

BANK EMAIL
Aktifnya saya dalam beberapa organisasi dan komunitas di Lampung sejak masa kuliah hingga masih terjaga hubungan baik hingga kini, dapat saya manfaatkan melalui penyebaran permohonan vote melalui email. Mengirim pesan melalui email juga salah satu cara untuk menggugah siapapun yang membuka email untuk vote saya. Tinggal sampaikan kata pengantar lalu berikan link agar penerima email dapat dengan mudah men-click alamat tautan yang saya sertakan.

bentuk promo di Sosmed

MAKSIMALKAN SOSIAL MEDIA
Setting promo disemua akun sosmed personal hingga menggaet para akun akun sosmed besar di Lampung  seperti Keliling Lampung, Info Lampung, Bandar Lampung, Info Bandar Lampung, InstameetLampung, yang para admin akun tersebut memang telah saya kenal baik. (jangan akrab sama akunnya aja, Mimin-nya juga harus diakrab-in yaa..). jangan lupa untuk  buat banner postingan berbau promosi diri dengan menyertakan Link Vote, meme meme, postingan blog hingga Broadcast di  Path, Line, WA, Twitter, Fanpage FB, Google plus, Youtube, dan lain sebagainya.  Ingat , semakin luas menyebarkan informasi dan permohonan vote, semakin bagus.

media promo di sosmed
 

ORGANISASI DAN KOMUNITAS
Sungguh ada manfaatnya menceburkan diri dalam beragam jenis organisasi dan komunitas. Sebagai Founder IMKOBAL (Ikatan Muli Mekhanai Kota Bandar Lampung) saya tinggal broadcast melalui group Line dan WA lalu posting di sosmed resmi IMKOBAL sungguh terasa dampak terhadap pertambahan vote. Selain itu ada pula peran HIPMI Lampung yang setiap personal didalamnya dengan mudah dimintai tolong soal vote. Saya masih ingat kebaikan jajaran ibu ibu pengusaha dalam acara arisan HIPMI yang dengan suka hati menyerahkan handphone mereka pada saya untuk saya lakukan vote sendiri, hahahaha.  Bahkan ada pula yang memberi vote melalui akun yang lain di ponsel yang lain. Ternyata 1 orang punya lebih dari 5 akun!!. Sungguh pengusaha wanita masa kini.
Para teman teman penggiat media sosial di Lampung pun tak luput dari sasaran saya #NgemisVote. Beruntung jajaran admin akun akun berpengaruh di Lampung turut membantu member vote juga menyebarluaskan link vote saya. Terima kasih untuk @KelilingLampung_, @Bandarlampung, @InfoLampung, @InfoBDL dan teman teman dalam @TapisBlogger.
Krakatau Digital Movement – sebuah gerakan digital di Lampung yang kemudian menjadi sarana saya mengumpulkan vote. Melalui Krakatau Digital Movement saya berhasil melakukan pendekatan pada beberapa penggiat dunia digital dengan pengerahan masa digital yang sangat efektif. Bang Andi, bang Davit, bang Dawus dan bang Dero adalah 4 sosok yang juga tak kalah gigih membantu penyebaran informasi vote untuk saya.  

#KrakatauDigitalMovement
 
40 pemimpin komunitas yang tergabung dalam SANAK LAMPUNG
Adapula  peran komunitas SANAK LAMPUNG – yang selain membantu naiknya vote, teman teman dalam Sanak Lampung juga pihak pertama yang menyarankan agar alamat link pada bit.ly dibuat sesuai dengan nama saya ‘duniaindra’ agar mudah di click. Selain itu Sanak Lampung yang juga tempat berkumpulnya 40 komunitas kreatif di Lampung itu  kerap menggadakan diskusi pertemuan yang dapat saya susupi untuk bantu vote.  Terima kasih brother Barry dan team atas bantuannya. 
Adapula Duta Kampus Darmajaya yang sedang melangsungkan rangkaian pemilihan di dalam masa penjaringan vote #KBE. Sehingga dengan mudah saya mewajibkan seluruh peserta dan pengurus Duta Kampus Darmajaya untuk memberikan vote pada saya. Yang tak akan saya lupa bahwa – Rektor kampus IBI Darmajaya – bang Firmansyah juga turut mempromosikan saya saat  ia memberi kata sambutan di depan khalayak pada malam final Duta Kampus Darmajaya.  Tak lupa saya mengucap banyak terima kasih atas kebaikan vote dan promote Brother Shofyan, kak Dedi Putra yang mengizinkan saya mengemis Vote di ruang kemahasiswaan dan semua jajaran pengurus Duta Kampus Darmajaya.
Sejak akhir tahun 2013, saya aktif ambil bagian dari organisasi bertaraf internasional yang berada di kampus Universitas Lampung bernama  AIESEC UNILA. Dengan ragam  kegiatan yang kerap mereka lakukan dan melibatkan mahasiswa asing sebagai exchange participant membuat saya dapat leluasa mengumpulkan vote. Termasuk bank email para mahasiswa asing yang bisa saya dapatkan guna menyebar link permohonan vote via email. Sungguh berterima kasih pada jajaran pengurus AIESEC UNILA.
 Terima kasih juga pada teman teman Lembaga Pendidikan Perkoperasian (LAPENKOP) baik yang di nasional maupun yang di daerah yang juga turut membantu vote dan penyebaran informasi vote saya.  Begitu pula dengan teman  teman Asosiasi Duta Wisata Indonesia (ADWINDO), teman teman dalam KELAS INSPIRASI Lampung  dan  SOEL STORIES yang telah ikhlas hati memberi vote dan juga mempromosikan vote saya. Sungguh beruntung terlibat langsung dan tergabung aktif dalam beberapa organisasi dan komunitas.

para musisi yang tegabung dalam Lampung Jazz Festival

DUNIA ENTERTAINMENT  LAMPUNG
Ada gunanya juga saya menggeluti dunia entertaint sejak SMA. Mengenal banyak musisi dan penyanyi di Lampung. Tergabung dalam kepanitiaan event Lampung Jazz Festival ditahun 2013 dan 2016, mempertemukan saya pada  sosok penyanyi dan musisi beragam angkatan. Hingga ketika saya butuh bantuan Vote, para musisi musisi dan penyanyi se-Lampung dengan suka cita mendukung.  Saya juga tak sungkan mendatangi tempat tempat hiburan di Lampung. Kafe dan resto yang menampilkan live music setiap malam jadi incaran saya mengemis vote. Sebelum mereka manggung, saya mintai tolong untuk memberi vote pada saya. Terima kasih pada mba Iin (Mimi KD) dan jajaran band di Emersia Hotel, mba Sisca dan bang Robin, mba Dijah dan Laliki Musik, temen temen Band yang kerap saya todong soal vote. Tak henti sampai disitu, aktivitas saya memandu acara  wedding setiap weekend atau kala menjalani  tugas sebagai penyanyi kawinan, saya  tetap gencar meminta vote. Tak hanya pada sesama pengisi acara atau rekan rekan panitia saja, tetapi juga sampai ke jajaran keluarga yang punya hajat pun saya mintai tolong untuk bantu vote saya.

sebagai MC, bersama pengisi acara yang juga turut membantu Vote saya

BUAT KELAS PERTEMUAN
Ini adalah cara lain yang saya lakukan diluar dari rekan rekan organisasi, komunitas ataupun dunia entertain di Lampung.  Kerap menjadi pembicara seputar kemampuan Public Speaking dan kemampuan komunikasi dibeberapa acara, membuat saya berfikir untuk menggelar pertemuan – membuat kelas kelas kecil yang nantinya tentu akan dihadiri oleh banyak pihak.  Peserta yang ikut kelas tidak perlu bayar, tetapi bantu vote dan promote saya saja, hehehehe.  Bersyukur  beberapa pihak berkenan menampung keinginan saya.
Bejos Milk Kota Metro adalah pihak perdana yang menyambut keinginan saya untuk menggelar kelas sharing seputar pentingnya Public Speaking dan kemampuan memandu acara. Kegiatan ini berkenaan dengan aktivitas saya memandu acara Reuni SMP Negeri 1 angkatan 84. Pagi menjaring Vote di gelaran reunian, malamnya sharing di Bejos Milk sembari mengerahkan kehadiran pengunjung di Bejos Milk Metro untuk vote saya, hahahaha. Tak hanya itu, kehadiran teman teman Stand Up Comedy Kota Metro juga memberi sumbangsih nyata terhadap bertambahnya jumlah vote saya. Terima kasih teman teman, mas Dimas – owner Bejos Milk Metro, brother Suwendi dan teman teman Stand Up Comedy Metro.







 


Saya pun berucap syukur atas kebaikan dan bantuan besar team Zeti Zen Lampung – Radar Lampung – mba Dina, Marcel dan Sandia, yang berkenan membuka kelas Kemampuan Komunikasi dan Public Speaking di Graha Pena Radar Lampung. Mengerahkan kehadiran audience dalam kelas Public Speaking tersebut untuk Vote saya.  Tak hanya itu, dengan izin dan peran mba Dina, saya pun bergerilya menjaring Vote pada semua jurnalis yang sedang bekerja di ruang redaktur Radar Lampung.  Selain itu,  Radar Lampung juga  mengangkat saya dalam pemberitaan di media cetak Radar Lampung. Nampangnya saya dalam  harian Radar Lampung memberi  dampak penambahan jumlah vote yang cukup berarti. Terima kasih banyak Radar Lampung, atas promosi gratisnya.
 
teman teman Zeti Zen Lampung


publikasi gratis dari Radar Lampung



Ngemis Vote sampai ke Kedai Aceh

ROADSHOW #NGEMISVOTE
kelas DCC
Perjuangan menjaring vote tak penah lelah. Jangan kasih kendor!!! – begitu teman teman saya menyemangati.  Penambahan 10 hari dari limit waktu penjaringan Vote oleh panitia justru membuat saya merancang strategi berupa ; Roadshow Ngemis Vote – sebuah upaya yang saya lakukan mendatangi  beberapa pihak akrab guna membantu vote saya.  Sasaran pertama saya adalah Kampus Dian Cipta Cendikia (DCC) – yang merupakan almamater saya belajar bahasa inggris pada 2006 silam. Adalah Muli Desti yang berperan sebagai pihak pembuka jalan saya mendatangi kelas kelas di kampus DCC. Menyambangi langsung semua mahasiswa hingga masuk dalam lab bahasa guna memohon bantuan vote pada saya.  Terima kasih jajaran dosen DCC, Ferly,dkk.
 
penjaringan vote di DCC
Selain itu, adapula rekan Ryan yang merupakan dosen dari UTB yang mempersilakan saya masuk dalam beberapa kelas yang dia ampu. Lumayan, 1 kelas isinya 50 orang total 6 kelas. Kebayangkan jumlah Vote yang saya dapat. Hehehehe. Ini usaha lho. Bukan memaksa.  Roadshow Ngemis Vote terus berlanjut. Mas Dana – salah satu juri dalam pemilihan Muli Mekhanai Bandar Lampung pun turut menyilakan saya masuk ke kelas yang ia ampu di kampus Darmajaya. Begitu pula dengan mba Putri – salah satu juri duta kampus Darmajaya yang mengundang saya untuk menjaring vote dalam pertemuan kelas.  

Salah satu kelas di kampus UTB yang saya minta untuk Vote saya. Terima kasih pak Dosen Ryan

Desti - Tim Sukses kawasan DCC dan sekitarnya

Tribun Lampung pun memiliki peran dalam perolehan vote saya. Melalui  mas Teguh ,  saya dapat masuk dalam ruang redaktur dan mengemis vote dengan cara mendatangi semua meja kerja jurnalis Tribun Lampung. Tak hanya itu, saya juga sempat bergerilya menjaring vote ke kantor Mall Kartini. Melalui izin  mas Sammy – sang Manager Mall, saya berhasil mendapatkan vote dari semua karyawan yang kerja di Mall Kartini. Kebayangkan berapa jumlah pegawai Mall?!!.

Dapur Redaktur Tribun Lampung

Demikian beberapa langkah yang saya lakukan guna mengumpulkan jumlah vote sebanyak mungkin, layaknya ajang pencarian bakat di televisi yang menggunakan sistem SMS, begitu pula yang saya lakukan menemui  setiap personal, walau untuk memberi vote pada saya tak memakai pulsa. Meski begitu tetap saja ada yang ‘nyinyir’ soal cara  saya dalam mengumpulkan vote. Sampai ada pihak yang sengaja buat akun palsu guna melaporkan upaya saya yang di rasa tidak adil dalam upaya mengumpulkan vote ke kampus kampus. 

Blogger Cihuy
Terima kasih pada semua pihak yang telah berkenan memberi vote untuk saya.  Semua  teman teman yang tak dapat saya uraikan satu persatu. Di penghujung batas vote, 20 Januari 2017 saya masih mendapat bantuan vote dari rekan rekan  Blogger Cihuy yang sedang tandang ke Bandar Lampung. Terima kasih mba Elisa dan kawan kawan, juga mas Fauzi yang menyumbang banyak vote melalui 40an lebih akun FB yang dia kelola. Dasar Buzzer. Mantap!!!. Tak ketinggalan kebaikan mas Rangga admin @InfoBDL yang berkenan mendandani Blog saya demi penampilan blog yang aduhai. Soal Blog, Yayan dan Oom Yopie adalah pihak yang intens saya ajak diskusi. Karena kata Yayan, setelah urusan Vote kelar, baiknya mempercantik tampilan Blog, karena panitia juga akan kepoin Blog peraih Vote tertinggi tiap negara.

Oom Yopie dan mas Rangga yang mendandani layout Blog saya

perolehan suara terakhir ; 1288 Votes

Surat Pemberitahuan terpilihnya saya mewakili Indonesai #KBE4

pemberitaan dari Tribun Lampung atas keberhasilan saya mewakili INDONESIA dalam #KBE4


1288 votes  adalah total jumlah vote yang berhasil saya kumpulkan dengan segenap upaya dan doa serta  bantuan beragam pihak. Terima Kasih. Tak mungkin saya dapat membalas semua kebaikan para voters. Hanya do’a yang saya panjatkan – semoga kebaikan kalian semua mendapat balasan dari sang pencipta. Amiin.  
Aahh… Kerala di depan mata.

8 komentar :

  1. KAMI MEMANG JUARA KAKAAAAAA!!!!
    BANGGA!!!!!

    BalasHapus
  2. KAMU MEMANG JUARA, KAKAAAAW!!!
    BANGGA!!!

    BalasHapus
  3. Luar biasa perjuanganmu! Semoga tahun depan giliranku dan ada namaku ya.

    BalasHapus
  4. Membanggakan :) aku ikut bangga, senang dan bahagia bang. Bakalan jadi #TripOfALifetime banget di Kerala. ;)

    Omnduut.com

    BalasHapus
  5. ...Mba Donna dan yayan...kalian supporter setia aku yang selalu tak pernah bosan kasih arahan..... makasih bangeddd atas telaran ilmu nyaaaa...

    BalasHapus
  6. kakak Huang...GILIRAN Mu TAHUN Depan yaaaa...Aku Mendukunngggg mu Kakak Pertama!!

    BalasHapus
  7. Selamat ya. Semoga tripnya menyenangkan . Dan ditunggu nanti postingan cerita KBE4nya. Salam kenal

    BalasHapus

Scroll To Top