Dunia Inspirasi Penuh Warna by Indra Pradya

Rabu, 18 April 2018

NGETRIP TIGA HARI BARENG TRINITY


Trinity dan Sahabat Jalannya



Siapa tak senang ketika dapat kesempatan menemani idola jalan-jalan.
Ngetrip tiga hari bareng Trinity !!.
Semua bermula ketika  Trinity menyapa saya via DM twitter dan berkisah soal rencana liburannya di Lampung. Saya langsung menawarkan diri jadi guide!!. Kapan lagi, ada kesempatan jalan bareng Trinity, hehehe.  Sebagai salah satu penulis yang menginspirasi saya menulis blog, tentu kesempatan  emas bila dapat jalan bersama.  Terlebih jadwal jalan-jalannya di Lampung.  Pembicaraan pun berlanjut melalui Whatsapp dan juga email. Hingga kesepakatan soal Itinerary dan segala keperluan selama perjalanan.


Duh!, mimpi apa lah sekelas Trinity menghubungi saya saat merencanakan trip-nya di Lampung, 13-15 April 2018. Harap-harap cemas melanda saya usai pembicaraan intens bareng Trinity.  Pasalnya, saya pribadi bukan murni guide macam mereka yang telah melebeli  diri sebagai tour guide. Secara kan, saya ini cuma sosok huru hara penggembira saja. 

DRAMA 4 JAM DAN ROMBONGAN PENUH TAWA.

Beberapa pekan berlalu. Hingga jadwal kedatangan Trinity dan sahabat jalannya pun tiba.  Trinity sempat mengirimkan kabar pengunduran waktu pernerbangan sehari sebelum kedatangan. Mulai dari pukul 10, kemudian pindah  ke pukul 11, lalu mundur lagi ke pukul 12. Bahkan jadwal delay pesawat terjadi dihari keberangkatan. Dari pukul 14,  lalu mundur lagi ke 15.40!. Hoobah cuy!!. Hahaha. Meski terjadi delay selama 4 jam di hari keberangkatan, Trinity dan ke empat sahabat jalannnya itu masih sempat mengabadikan diri dalam bentuk photo bersama sembari tersenyum manis teruntuk  Sriwijaya Air. “Bukan Trinity, kalo trip gak ada Drama” begitu Trinity sampaikan pada saya via Whatsapp.

Usai urus barang bawaan dan perkenalan dengan rekan-rekan Trinity lainnya, Saya langsung mengarahkan Trinity sesuai jadwal yang telah kami buat. Meski ada beberapa jadwal yang harus kondisional akibat jadwal delay pesawat dari Jakarta ke Lampung. Saya tak sendiri. Aldi – teman jalan saya dibeberapa kesempatan turut serta dalam trip Trinity kali ini.

Saat  dalam  kendaraan bersama Trinity dan sahabat jalannya, saya juga menerapkan beberapa hal yang kerap saya lakukan ketika jumpa seseorang untuk pertama kali. Meski kemudian cara saya bertutur membuat Trinity dan sahabat jalannya itu tertawa terbahak. Khususnya ketika saya menggunakan kata-kata yang sangat ‘kamus Indonesia’ banged!. Contoh, kata ; harapannya, gugusan, kemungkinan, dan lain sebagainya. “Pantes aja Penyair Penyair itu banyak berasal dari pulau Sumatera ya, orang Sumatera cenderung pandai bertutur pakai bahasa Indonesia yang baku dan puitis gitu” ujar Trinity.

Gelak tawa bersama Trinity dan sahabat jalannya mewarnai perjalanan dari bandara Radin Inten II menuju pusat kota Tanjung Karang – Bandar Lampung.  Oh ia, buat pembaca setia buku Trinity, tentu tahu siapa saja sahabat jalan Trinity.  Telah di kisahkan Trinity dalam buku keduanya di judul ‘Sahabat Jalan’ halaman 322.  Langsung buka bukunya, deh, kalo lupa. 


A post shared by Indra Pradya (@duniaindra) on

PRIBADI HANGAT DAN SEDERHANA.

Jadwal yang telah disusun  untuk Trinity dan sahabat jalannya terpaksa menyesuaikan ketika penerbangan terkena delay. Alhasil,  menikmati Bakso Sony adalah jadwal pertama saat tiba di Bandar Lampung. Dilanjutkan menuju Muncak Teropong Laut. Meski harapan untuk menemukan Sunset tak terwujud karena senja beranjak gelap. Setidaknya mengabadikan kebersamaan Trinity dan sahabat jalan di kawasan Muncak Teropong Laut dengan kerlip lampu dikejauhan jadi kebersamaan yang hangat.

Suasana seru penuh tawa kembali mewarnai ketika acara malam berlanjut. Menikmati ayam goreng resto Begadang  adalah aktivitas malam usai  check in di Emersia hotel. “Ngopi – ngopi yuk..” ajak mba Jade – salah satu sahabat jalan Trinity. “tapi kopi lokal yaa” minta mba Jade. Yang saya artikan sebagai sikap yang “Don To E’..” (ucap : down to earth, dengan pengucapan ala British ya!).  Hangout di Els Coffee House jadi momen kebersamaan malam itu. Seolah jadi pelepas lelah usai delay 4 jam.
 
Jadwal 3 hari ngeTrip bareng Trinity masih berlanjut di hari kedua dengan aktivitas Island Hopping  disepanjang Teluk Lampung dan dilanjut dengan aktivitas mini city tour termasuk tandang ke beberapa pusat oleh oleh. Kelak akan saya tuturkan dalam judul terpisah.  Tiga hari bersama Trinity, buat saya bahagia karena tak salah pilih sosok penulis idola.  Tak perlu berkisah banyak soal siapa Trinity dan karyanya. Meski tak banyak pihak memiliki pengalaman jalan bareng dengan Trinity.  Terlebih mengenali sikap sederhananya. Meski telah menjelajah ke puluhan negara di dunia. Trinity tetap pribadi yang sangat cinta Indonesia. Tak pernah sekalipun Trinity membandingkan suasana yang ia dapat di Lampung dengan  kawasan lain di luar sana. Meski Trinity baru saja kembali dari Eropa sebelum kedatangannya ke Lampung. Tak pernah ia mengisahkan pengalaman spektakulernya di Eropa. Meski hal tersebut bisa saja ia lakukan.

Tiga hari bersama Trinity dan sahabat jalannya, semakin memberi saya banyak pelajaran soal menghargai perbedaan dan memupuk persahabatan. Dan yang paling berharga adalah pengalaman berinteraksi dengan Trinity dan sahabat jalannya. Semakin kuat lah keinginan saya untuk terus traveling dan menuturkan kisah berdasarkan pengalaman traveling saya.

14 komentar :

  1. Kk kecee itu trinity.. mau banget dah ngetrip bareng

    BalasHapus
    Balasan
    1. ngetrip bareng kakak Doel juga Kece. Brooottt

      Hapus
  2. Wow sesuatu banget ya bisa trip bareng Trinity. Kereeeeeen

    BalasHapus
    Balasan
    1. yeeeyyy mba Putu juga kereenn...kapan kita ngeTrip bareng ...

      Hapus
  3. Kereeeennn, eh Mas Indra merendah ah, Mas Indra kan juga travel blogger hits :D
    Kebayang dulu pengen jalan bareng Trinity dan jd nyata pasti rasanya seneng banget :D
    Sukses yaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. iisshhh mbaa April bisa ajaa.. aku kan itungannya masih baru jadi Blogger. makanya nawarin diri nemenin Trinity di Lampung bisa jadi kesempatan aku dapet ilmu colongan selain seseruang bareng, hehehee

      Hapus
  4. Blogger hobah dari Lampung ini bener-bener hobah deh. Teman-teman travelling nya selalu seru. Pastinya trip bareng Trinity dan kawan-kawan penuh dengan keceriaan tak terduga ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. yeeeyyy.... ngeTrip bareng Mba Kameha-meha kesayangan aku juga selalu berkesan.... secara kan kalo aku selalu hooobaaahhh gak jelas wkwkwkwkwk

      Hapus
  5. saya punya saudara dinlampung, pernah sekali kesana, tapii nggak kemana mana.baca tulisan anda membuatbsaya pengen e lampung lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hayoookkk mbaaa mari sini ke Lampung lagi... bila saya sedang tak jadi biduan pasti saya temani mba jalan jalan di Lampung ...

      Hapus
  6. Ah Om Indra terlalu merendah gak bisa jadi tour guide. Buktinya aku tau banyak tentang Lampung kan dari Om Indra disertai cerita kocakmu selama di mobil. :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahahha aku kan cuma bisa lelucuan ajaaa.... btw ke lampung lagi gih sini...

      Hapus
  7. Duh, kesempatan yg belum tentu bisa dimiliki semua orang nih. Beruntung banget sih om

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku pun pingin ngetrip bareng kamu kakak... yoklah jadwalkan kakak kita ngetrip bersama . pasti seru.

      Hapus

Scroll To Top