Dunia Inspirasi Penuh Warna by Indra Pradya

Tampilkan postingan dengan label lampung tourism. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lampung tourism. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Februari 2016

WEDDING TRIP ; PENGALAMAN JELAJAH PENUH KISAH (Part 1)




pemandangan belakang rumah Ryan - kecamatan Lemong - Pesisir Barat - Lampung

 


Saya langsung setuju kala mba Dewi mengajak saya ikut serta dalam perjalanan ke Pesisir Barat.
Terlebih, kunjungan ke Pesisir Barat kali ini dalam rangka gelaran pernikahan rekan kami – Ryan, selain menengok keindahan Pesisir Barat yang memesona.
Tak berlebihan kiranya, jika saya menyebut Pesisir Barat sebagai salah satu kabupaten di provinsi Lampung yang menawan hati saya dan selalu ada rasa rindu untuk kembali lagi dan lagi. Meski rute perjalanan menuju ke Pesisir Barat tidaklah singkat. Butuh waktu 6 jam dari kota Bandar Lampung. Tapi saya tetap bersemangat jika diajak serta menuju kawasan Pesisir Barat.

Mba Dewi dan Ryan adalah dua sosok yang pertama kali saya kenal dalam sebuah perjalanan menapaki Gunung Anak Krakatau bersama rombongan trip kala media 2014 silam. Sejak pertemuan perdana, kami langsung klik dan kemudian beberapa kali melakukan kopi darat hingga akhirnya merasa ada keseruan antara pertemanan yang terjalin. 

***
 
Narsis di gardu Ronda seusai makan di Warung Sederhana. photo by Ilham.


Jadilah pada Jum’at siang,, rencana keberangkatan menuju Pesisir Barat terwujud nyata. Pada lokasi yang telah disepakati, saya di jemput oleh mba Dewi. Tak hanya mbak Dewi, telah ada beberapa rekan mba Dewi yang juga turut serta dalam perjalanan tersebut yang merupakan rekan rekan mba Dewi dan Ryan di Kampus UTB. Seiring perjalanan  saya pun mengenal mereka – mba Rara (sosok periang yang telah saya kenal sebelumnya), Lucky, Ilham, bang Imron dan bang Decky,. Mengapa saya sebut mereka ‘Bang’ ? – selain sapaan baru kenal , secara tampilan mereka tampak lebih dewasa daripada saya....hahahah…. Ooopss.!!! (kampak saya!!). 

Ilham mengendalikan kemudi siang itu. Melaju dengan kecepatan cukup baik diantara cuaca cerah dan rute perjalanan yang lancar. Meski sempat berhenti dibeberapa titik perjalanan. Biasalah, ada yang kurang rasanya jika melakukan perjalanan tanpa berhenti di beberapa tempat – warung waralaba – belanja camilan hingga minuman penambah gairah dan semangat, berhenti di pom bensin – isi bensin dan  pipis, dan sebagainya.  Selama perjalanan terjadi ragam perbincangan diantara lantunan music yang berpendar apik sebagai pelengkap suasana. Tak perlu waktu lama untuk saya dapat akrab dengan beberapa personal yang belum pernah saya temui sebelumnya tersebut. Well. Untuk sebuah permulaan perjalanan, segalanya berlangsung  menyenangkan.

Jelang sore, kendaraan memasuki kabupaten Tanggamus. Sempat berputar cukup lama dalam upaya mencari mesin ATM yang rata rata mengalami error. Beruntung kami telah menyempatkan makan siang (yang kesorean) dengan hidangan lezat dan khas di rumah makan sederhana beberapa saat sebelumnya. Setidaknya kekesalan pencarian mesin ATM yang berfungsi tidaklah begitu membawa emosi karena perut telah terisi.
Sore terus beranjak. Kendaraan  melaju gagah menuju Pesisir Barat. Memasuki kawasan Taman Bukit Barisan Selatan selepas kabupaten Tanggamus jadi moment tersendiri. Mulai dari kisah kisah seru, lucu, pengalaman personal hingga cerita mistis yang konon pernah dialami sendiri, orang lain maupun fiksi agar gelak tawa tercipta. Aahhh… tidaklah asik jika suatu perjalanan terlalu dibawa serius. Beruntung saya dan seisi mobil tidak ada yang begitu serius. Hahaha.

karena Selpik adalah sebuah keharusan dalam perjalanan

Sore semakin beranjak ke peraduan. Kami beruntung dapat menikmati matahari terbenam di areal pantai Mandiri – kawasan pantai yang dekat dengan area Surfing Tanjung Setia – Pesisir Barat. Tak ada pengunjung lain, selain kami sore itu. Matahari boleh terbenam, tapi semangat kami tak pernah padam. Malah semakin menyala dan super lincah kala mengabadikan diri di sepanjang bibir pantai yang lengang dengan ombak besar.
Aktivitas photo photo narsis dan mencoba aplikasi video slow motion harus segera di sudahi mengingat malam segera datang. Kemudi bergegas menuju Hotel Janitra – hotel yang telah di booking sebelumnya oleh mba Dewi untuk melepas lelah kami serombongan malam ini.

Hotel janitra - recomended buat para pelancong bermalam di kawasan Krui Pesisir Barat


Bersantai malam di Food Court khas pasar Krui.


Setelah  aktivitas berbenah diri , mandi dan meluruskan tubuh di kamar hotel kami sepakat keluar hotel untuk mencari menu makan malam sebelum tidur pulas nantinya. Saya langsung menyarankan rekan rekan menuju area pasar Krui yang saat malam menjadi arena berkumpul muda mudi dan keluarga menghabiskan waktu malam sembari menikmati aneka pilihan hidangan. Nyaris setiap ke Krui, saya selalu menyempatkan bertandang makan malam di area Pasar kota Krui ini. Suasana ramai dengan interaksi masyarakat yang khas sungguh menarik minat pengamatan saya. Begitupun malam itu. Makan malam, menuturkan banyak kisah sembari menyusun rencana rencana esok hari.
Sebelum tidur, malam itu kami sepakat untuk siap pukul 06.00 WIB. Karena butuh 1,5 jam perjalanan dari pusat kota Krui menuju kediaman Ryan – sang pengantin yang berbahagia.


…. Berlanjut ke Part 2 …..


Rabu, 18 November 2015

MELIHAT AKTIVITAS MASYARAKAT PULAU PASARAN.

Aktivitas masyarakat menjemur hasil olahan laut

Dalam menjalani aktivitas sehari hari, sesekali kita butuh sebuah hal hal baru yang sama sekali belum pernah kita lakukan, agar kita mendapatkan sudut pandang dan juga cara berfikir yang baru yang kelak dapat menambah ragam pemahaman dalam berfikir.
Berdasarkan uraian pernyataan diatas, saya  bersama mas Yopie, mas Teguh, Kiki dan pacarnya – Farah mendatangi pulau Pasaran pada Kamis pagi. Hasrat kami mengunjungi kawasan tersebut  tak lain hanya ingin melihat dari dekat aktivitas para nelayan dan pekerja yang melakukan pengolahan hasil laut.


Pagi itu, terlihat jelas aktivitas nelayan yang melakukan bongkar muat barang tangkapan hasil laut di bagian dermaga Pulau Pasaran. Di sisi lain terlihat aktivitas beberapa warga menjemur ikan teri dan ikan asin yang telah diolah dalam hamparan diatas panas matahari langsung. Di beberapa bagian nampak ibu ibu rumah tangga bekerjasama bahu membahu melakukan aktivitas penjemuran. Ikan teri berjenis teri nasi, teri nilon dan teri jengki mendominasi hamparan jemur di kawasan Pulau Pasaran. Sesekali saya melihat lebih dekat hamparan jemuran ikan teri dan ikan asin.  Pulau Pasaran juga menjadi pemasok persediaan Ikan Asin dan Ikan Teri beragam jenis di provinsi Lampung bahkan diekspor ke beberapa kawasan di Indonesia. 



Sebagai salah satu kawasan industri berbasis rumahan yang beberapa diantaranya telah menjelma menjadi usaha berskala besar, Pulau Pasaran dapat menjadi salah satu tujuan wisata yang menarik. Sebagai jenis wisata Bahari atau Wisata Minat Khusus, pulau Pasaran menyimpan beragam spot kunjungan yang unik, meski saya yakin tidak semua pihak berkenan mengunjungi lokasi industri pengolahan hasil laut yang sudah tentu menyebar aroma menyengat dari hasil laut. Tak salah kiranya pemerintah Kota Bandar Lampung menjadikan kawasan Pulau Pasaran yang kini memiliki total luas 14km dengan pertumbuhan penduduk berjumlah total 1401 penduduk (2014), sebagai Titik Nol tujuan Pariwisata di Kota Bandar Lampung.


Akses menuju Pulau Pasaran pun kini tidaklah terlalu sulit. Hanya menempuh jarak 20 menit berkendara dari pusat Kota Bandar Lampung, Pengunjung dapat melakukan akses via darat melalui jalan Pasaran yang terletak di kawasan Kota Karang – kecamatan Teluk Betung Timur atau dapat pula melakukan akses dengan penggunaan kapal kecil nelayan dari dermaga penumpang yang juga terletak dari sudut ujung Kota Karang. Mengunjungi Pulau Pasaran saat ini, bagai melihat hamparan kawasan industri pengolahan hasil laut berskala besar dengan penanganan kawasan yang lebih baik.  Dengan potensi sebagai kawasan kunjungan wisata, Pulau Pasaran semakin melakukan pembenahan yang lebih baik.  Ketersediaan akses via darat dengan jembatan penghubung yang telah berfungsi baik, di tambah mobilisasi masyarakat yang semakin lancar dari pulau Pasaran ke bagain darat di Kota Karang – Teluk Betung Barat.
Ingin informasi lebih detail tentang pulau Pasaran dan segala potensinya silakan click www.pulaupasaran.com

Selasa, 22 September 2015

7 ALASAN MENGAPA HARUS KE LAMPUNG.

salah satu Surga di provinsi Lampung - Pulau Pisag - Pesisir Barat Provinsi Lampung.


Setiap wisatawan punya alasan mengapa mereka berkunjung ke sebuah kawasan wisata. Gaya berwisata setiap personalpun berbeda seiring dengan gaya hidup masa kini. Tapi yang pasti, keunggulan destinasi wisata sebuah daerah dengan segala keunikan dan fasilitas penunjangnya tentu jadi alasan kuat setiap orang untuk berkunjung.


bersanding apik ; daratan, perbukitan dan hamparan pesisir teluk lampung.


Tak jauh berbeda dengan Lampung. Provinsi yang terletak di paling selatan dari pulau Sumatera ini memiliki banyak keunggulan yang dapat dijadikan alasan mengapa wisatawan harus datang mengunjungi, merasakan langsung Lampung dan kemudian meng-eksplorasi hingga jatuh cinta dan memberikan rekomendasi pada rekan dan kerabat untuk bertandang ke Lampung.

Setidaknya, berikut 7 alasan mengapa provinsi Lampung menarik untuk di kunjungi ;




1.      LOKASI YANG MUDAH DI AKSES.
Secara geografis, provinsi Lampung adalah pintu gerbang yang menghubungkan pulau Jawa dengan pulau Sumatera. Itulah sebabnya akses dari pulau Jawa ke Sumatera sangat  bersinggungan dengan provinsi Lampung. Untuk jarak tempuh via darat, Jakarta ke Lampung dan sebaliknya dapat di tempuh dalam waktu 8 jam perjalanan di mulai dari Jakarta hingga lepas tol Merak dan bermuara pada pelayaran mengarungi samudera sebelum akhirnya tiba di  pelabuhan Bakauheni di provinsi Lampung bagian selatan. Dari Bakauheni pengunjung bisa dengan leluasa memilih kendaraan umum untuk melanjutkan perjalanan. Bus umum dan travel tersedia dengan mudah begitu pengunjung turun dari kapal ferry. Bahkan bus antar provinsi di pulau Sumatera pun mudah di jumpai di pelabuhan Bakauheni. Bagi pemilik kendaraan pribadi, perjalanan akan sangat mudah diakses setelah turun dari kapal Ferry. Rute ke beberapa bagian Kabupaten atau Kota di provinsi Lampung dapat dilakukan dengan lancar.
Tak terkecuali bagi pengunjung dari provinsi Sumatera Selatan dan provinsi lain yang bersinggungan langsung dengan provinsi Lampung. Dari provinsi Sumatera Selatan atau kota dan kabupaten di Sumatera Selatan akses ke Provinsi Lampung dapat di lakukan dengan mengendarai mobil pribadi atau kendaraan umum berupa bus atau travel dengan jarak tempuh lebih kurang 10 jam dari  Palembang – Sumatera Selatan ke  Bandar Lampung – Lampung. Fasilitas Kereta api yang menghubungkan Lampung dengan Sumatera Selatan dengan jadwal bepergian  pada pagi dan malam.
Selain itu jadwal penerbangan yang tersedia dari Jakarta ke Lampung atau sebaliknya cukup banyak pilihan dengan jadwal penerbangan yang fleksibel dan jarak tempuh penerbangan hanya 25 menit saja.  Selain itu tersedia pula  Rute Direct Flight dari Bandar Lampung ke Bandung, atau Bandar Lampung ke Palembang.

pesona kekayaan Alam Provinsi Lampung.


2.         PESONA RAGAM OBJEK WISATA DI LAMPUNG.
Objek wisata tentu menjadi alasan pengunjung bertandang ke sebuah kawasan. Begitu pula dengan Lampung. Provinsi Lampung memiliki beragam pilihan destinasi wisata yang layak di kunjungi karena keunikannya. Bagi warga dari Jakarta atau Palembang, wisata pantai biasanya jadi primadona kunjungan. Karena memang beberapa kabupaten di provinsi Lampung memiliki pesona wisata pantai yang menarik. Selain wisata bahari, keindahan alam provinsi Lampung terbingkai lengkap dalam landscape menakjubkan di beberapa spot wisata alam, seperti pegunungan dan perbukitan. Dan yang paling layak untuk di kunjungi adalah kawasan wisata yang masuk dalam 7 destinasi wisata unggulan provinsi Lampung, diantaranya ;
1.    Menara Siger – merupakan icon kunjungan wisata di Provinsi Lampung yang terletak di bagian selatan provinsi Lampung. Menara Siger langsung dapat terlihat bagi wisatawan yang berkunjung ke Lampung dari pulau Jawa via darat. Menara Siger akan langsung terpampang gagah menyambut pengunjung begitu berlabuh di dermaga Bakauheni – Lampung Selatan.
2.    Gunung Anak Krakatau – merupakan Cagar Alam terkenal sejak letusan Gunung Krakatau yang menggemparkan dunia di tahun  1883. Sebenarnya Gunung Anak Krakatau bukan merupakan kawasan wisata umum yang bebas di kunjungi. Selain Gunung Anak Krakatau, ada beberapa pesona wisata pantai dan pulau yang berdekatan dengan gunung Anak Krakatau yang sayang untuk tidak di kunjungi. Diantaranya Pulau Sabesi dan Sabuku, pulau Umang dan Lagoon Cabe yang merupakan spot Snorkeling dan diving terbaik di sekitar gunung Anak Krakatau. Beruntung ada Festival Krakatau yang di gelar pemerintah daerah provinsi Lampung yang dapat mengakomodir keinginan khalayak berkunjung ke Gunung Anak Krakatau tersebut.
3.        Taman Nasonal Way Kambas – Terletak di kabupaten Lampung Timur, Taman Nasional Way Kambas menjadi tempat perlindungan gajah dan juga kawasan konservasi dari badak sumatera. Di kawasan ini pengunjung dapat berinteraksi dengan gajah gajah yang hidup di bentangan lahan sebagai bagian dari habitat hidup gajah gajah tersebut.
4.        Taman Nasional Bukit Barisan Selatan – Sebagai bagian dari cagar alam suaka margasatwa ini menyimpan banyak pesona yang layak di kunjungi bagi pencinta wisata alam di Indonesia. 70 persen dari bentangan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan masuk dalam wilayah kabupaten Tanggamus dan Lampung Barat – provinsi Lampung dan sisanya masuk dalam kawasan Kaur – bagian selatan provinsi Bengkulu dan sebagian  lagi dalam wilayah Sumatera Selatan. Menyusuri jalan yang membelah bagian dalam kawasan Taman Nasonal Bukit Barisan Selatan pengunjung akan merasakan langsung suasana hutan hujan tropis dengan ragam flora dan fauna yang masih dapat di jumpai. Jika beruntung pengunjung akan melihat species kera bergelantungan di pepohonan dalam Taman Nasional Bukit Barisan Selatan sepanjang perjalanan.
5.        Teluk Kiluan – Masuk dalam wilayak kabupaten Tanggamus – Lampung, Teluk Kiluan adalah destinasi wisata bahari yang unik lagi mempesona. Pengunjung tak hanya dapat menikmati hamparan pasir lembut dengan air laut biru toska yang memanjakan mata tetapi juga lumba lumba yang dapat di saksikan setiap pagi pada pukul 06.00 s/d 10.00WIB di perariran laut lepas. Lumba Lumba di Teluk Kiluan akan beraksi melompat lincah diantaa jajaran perahu jukung pengunjung tapa paksaan dan siksaan seperti yag terjadi pada atraksi sirkus Lumba Lumba.
6.        Tanjung Setia – Anda penyuka Surfing ?, Pantai Tanjung Setia adalah pilihan tepat untuk Surfing. Ada ratusan wisatawan asing berdatangan ke Pantai Tanjung Setia setiap musim Surfing tiba. Menuju kawasan Tanjung Setia pengunjung pasti akan melalui kawasan Taman nasional Bukit Barisan Selatan jika melalui rute kabupaten Tanggamus. Selain itu, ada banyak spot pantai menarik yang dapat di kunjungi jika berkunjung di Tanjung Setia, karena letaknya di kabupaten Pesisir Barat yang terkenal dengan sorganya wisata bahari di provinsi Lampung.
7.      Ragam Pesona Wisata Bandar Lampung – Sebagai pusat pemerintahan dan jasa, Bandar Lampung bagai Etalase bagi pendatang yang ingin mengetahui provinsi Lampung. Di Bandar Lampung pengunjung dapat menyaksikan keindahan bentangan garis pesisir Teluk Lampung yang mempesona yang menghubungkan pengunjung dengan pulau pulau kecil nan indah yang jaraknya dekat dengan Bandar Lampung walau bukan bagian dari teritori kota Badar Lampung. Selain itu keindahan wisata alam – ekowisata Batu Putuk yang layak di kunjungi dengan ragam wisata alam buatan hingga pesona gunung Betung yang masih menyimpan keanekaragaman flora dan fauna menarik yang cocok dijadikan wisata refreshing bagi warga perkotaan ditengah keramaian kota dengan segala fasilitas penunjang perkotaan di Bandar Lampung.

berkunjunglah ke Lampung untuk menikmati suasana seperti ini.

Tampilan Gagah Gunung Anak Krakatau

Sebagain hamparan dari Taman nasional Way Kambas - Lampung Timur - Lampung


Wisata Batu Gigi Hiu - Kelumbayan -  kabupaten Tanggamus - Lampung

Pulau Pahawang salah satu Sorga Snorkeling di Lampung



Selain 7 wisata unggulan yang terpapar diatas, provinsi Lampung masih banyak menyimpan pesona wisata yang layak di kunjungi. Misalnya Pulau Pisang di Pesisir Barat, Taman Purbakala Pugung Rahardjo, Wisata Sungai Tulang Bawang, Wisata beberapa Curub atau Air Terjun di kabupaten Way Kanan termasuk Desa Wisata Gedung Batin. Selain itu juga ada wisata alam yang mempesona di Lampung Barat, Uniknya Gigi Hiu di kabupaten Tanggamus, dan masih banyak wisata wisata minat khusus lainnya yang layak di kunjungi yang tersebar hampir diseluruh kabupaten di provinsi Lampung.

Pertemuan terindah antara, Pantai landai, batu karang, perbukitan dan ribunnya pepohonan

Landscape natural hamparan garis pesisir Teluk Lampung yang menghubungkan dengan pulau pulau mempesona di Lampung



3.                   MASYARAKAT RAMAH DAN HETEROGEN.
Sai Bumi Ruwa Jurai adalah Slogan provinsi Lampung yang berarti Satu (sai) Bumi di huni oleh Dua (ruwa) Adat (jurai) yang di maksud dengan dua adat tersebut adalah  adat asli masyarakat Lampung yakni ; Pepadun dan Saibatin – dan yang kedua adalah adat pendatang yang terdiri dari ragam suku agama dan etnis.
Provinsi Lampung sangat terbuka dengan kehadiran pendatang hal ini tercantum dalam Falsafah Hidup orang Lampung (Piil Pesenggiri) yang mencantumkan tata cara kehidupan orang Lampung baik sebagai personal maupun berinteraksi dengan pendatang dan lingkungan social.
Uniknya, pengunjung akan dapat menemui beragam suku, adat istiadat lain bahkan ragam etnis dan agama yang membaur dan bersinggungan erat namun bersahabat di Bumi Lampung. Mulai orang Aceh sampai Papua ada di Lampung. Seluruh penganut agama hidup berdampingan di Bumi Lampung. Tak heran jika Lampung mendapat julukan sebagai Indonesia Mini karena Keragamannya.

4.                   ANEKA KULINER
Karena keragaman masyarakatlah yang membuat provinsi Lampung memiliki keragaman Kuliner tapi tetap memiliki ke-khasa-an pada kuliner asli daerah Lampung.
Pengunjung tak perlu khawatir kesulitan mendapatkan ragam jenis makanan sesuai selera. Di Bandar lampung contohnya, sebagai pusat hiburan dan jasa di provinsi Lampung tersedia banyak jenis makanan. Mulai dari hidangan Aceh , manu bali, masakan Makasar terlebih ribuan rumah makan Padang hingga kuliner Papua ada di Bandar Lampung. Mulai dari makanan ala arab hingga gaya barat pun tersedia banyak pilihan di Bandar Lampung.  Bahkan ragam jenis kuliner halal hingga panganan mengandung babi pun dapat di jumpai di Bandar Lampung.
Soal makanan khas Lampung, di Bandar Lampung terdapat beberapa rumah makan khas makanan Lampung mulai dari makanan olahan Seruit yang dapat di racik langsung oleh pengunjung, aneka pindang dan ragam gulai serta pepes khas Lampung hingga aneka kue kue dan minuman khas Lampung. Di beberapa Kabupaten di provins Lampung, pengunjung pun dapat dengan mudah menemukan ke-khas-an Lampung dalam kuliner yang layak dinikmati.

5.                   KELUHURAN BUDAYA, ADAT ISTIADAT, SENI DAN AKSARA.
Meski provinsi Lampung didiami oleh beraneka-ragam suku bahkan ras dan agama tetapi budaya Lampung masih dengan mudah di jumpai di kehidupan sehari-hari. Beberapa upacara adat masih kerap berlangsung, mulai dari budaya Cangget Lampung hingga pemberian Adokh (gelar) dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu simbol simbol khas Lampung dapat dengan mudah di temui di kehidupan sehari hari. Sebagai contoh – penggunaan bentuk Siger pengatin di setiap bangunan di provinsi Lampung dan beberapa patung pengantin sebagai penggambaran adat istiadat pernikahan Lampung. Tak hanya itu kesenian asli Lampung juga masih dapat kita jumpai, seperti seni musik Cetik atau Gamola Pekhing yang kini mulai marak penggunaannya, lagu lagu klasik  atau pop daerah lampung, seni sastra lisan dan tertulis hingga seni silat khas lampung. Dan yang paling membanggakan Lampung memiliki aksara Lampung.

Simbol Tahta Muli (gadis) Lampung yang di visualkan dalam bentuk tugu (monumen)


6.                   KETERSEDIAAN RAGAM FASILITAS PENDUKUNG.
Sebagai kawasan yang tengah berkembang, provinsi Lampung terus berbenah diri dalam hal penyediaan infrastruktur penunjang. Di Bandar Lampung contohnya – pengunjung tidak lagi sulit mencari tempat bermalam. Mulai dari hotel melati, mess, asrama hingga hotel bintang 5 mudah di dapat di Bandar Lampung sebagai pusat kota di provinsi Lampung. Pengunjung pun tidak begitu sulit mendapatkan penginapan jika berkunjung ke bagian kabupaten di provinsi Lampung.
Selain itu pembangunan jalan penghubung dan jalan utama menuju objek wisata masih terus dikembangkan seiring dengan kebutuhan aktivitas kunjungan wisatawan. Meski memang di beberapa titik wisata minat khusus belum begitu tersedia jalan raya yang memadai.

7.                   CINDERAMATA YANG BERAGAM, UNIK DAN MENARIK.
Untuk mewujudkan butir terakhir dari Sapta Pesona – Kenangan, provinsi Lampung memiliki beragam Cinderamata atau oleh oleh khas Lampung yang dapat di jadikan buah tangan bagi keluarga di rumah. Mulai dari cinderamata berupa makanan khas Lampung seperti ; aneka rasa keripik, kerupuk, kue tart, lempok, dodol, lapis legit lampung hingga cinderamata berupa kain khas Lampung seperti Tapis Lampung yang sudah begitu terkenal dalam olahan fashion masa kini. Tersedia juga Sulam Usus khas Lampung yang begitu cantik sebagai busana layak koleksi. Ketersediaan ragam cinderamata mudah di peroleh pengunjung pada pusat oleh oleh di Bandar Lampung atau mengunjungi pengerajin sulam tapis langsung di beberapa kabupaten di provinsi Lampung. Bahkan pengunjung juga bisa membeli oleh oleh berupa siger (mahkota pengantin) khas Lampung untuk pajangan ruang tamu atau koleksi pribadi baik Siger dalam bentuk sesungguhnya maupun dalam bentuk miniature yang catik. Selain itu ada pula figura atau miniature berbentuk gajah yang merupakan hewan khas dari provinsi Lampung.

Nah demikianlah 7 alasan mengapa wisatawan harus berkunjung ke provinsi Lampung. Karena Lampung bukan hanya dihuni oleh gajah – seperti anggapan skeptic sebagain orang diluar sana,  Lampung memiliki keragaman budaya dengan tetap menjunjung nilai nilai dan falsafah khas orang Lampung itu sendiri. Lampung terbuka bagi siapapun yang datang dengan keramahan yang khas dan keunggulan objek wisata yang tidak kalah dengan provinsi lain di nusantara bahkan beberapa diantara objek wisata mampu memikat ketertarikan wisatawan asing.
Scroll To Top