Dunia Inspirasi Penuh Warna by Indra Pradya

Tampilkan postingan dengan label spoke person. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label spoke person. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Oktober 2016

SUMBER PENGHASILAN BERMODAL KEMAMPUAN

#duniaindra

“kamu serius mau jadi penyanyi orkes ?” tanya Mama pada saya disuatu pagi.
Tidaklah saya pandai mengurai jawaban atas pertanyaan yang Mama ajukan kala itu.  Anggukan yang saya berikan cukup membuat Mama yakin atas pilihan  putera sulungnya.

Bagi saya, kegiatan menyanyi adalah hal yang menyenangkan.  Sejak kecil, musik dangdut menempati porsi besar dalam dalam keluarga saya. Itulah sebabnya sejak SMP saya sudah tergabung dalam orkes (sebutan group band dangdut di kampung halaman saya). Menyanyi dari satu acara ke acara lain. Dari acara resepsi pernikahan hingga gelaran konser dangdut besar di kampung halaman sampai kabupaten dengan menghadirkan artis ibukota sebagai bintang tamunya.

Itu sepenggal kisah lalu.
Sekarang, tak ada yang berubah. Saya masih jadi penyanyi kawinan.
Hanya saja tidak lagi dari kampung ke kampung bersama orkes dangdut. Hehehehe.

sebagai penyanyi kawinan - hingga kini.

memandu acara budaya Lampung

Pemateri personality and Development Program - KOPMA UNILA



Ternyata kegemaran yang ditekuni akan mengalami metamorphosa yang cukup baik.  Berproses dari penyanyi dangdut yang tampil dari kampung ke kampung hingga  mampu  bernyanyi  beragam genre musik (tak cuma lagu dangdut aja) mulai dari pub, kafe, hotel berbintang lima sampai di hadapan Presiden, bahkan mendapat kehormatan dari provinsi Lampung  menyanyi lagu daerah Lampung di mancanegara.

Belakangan ini, beberapa teman kerap meminta pendapat saya seputar aktivitas yang mereka bisa lakukan diwaktu senggang   untuk dapat menambah pendapatan keuangan mereka.
Bagi saya, kemampuan dasar personal atau hobi seseorang adalah hal yang paling mudah yang dapat dikembangkan, sehingga kelak dapat menghasilkan sejumlah uang.

mempresentasikan seputar seni, budaya dan pesona wisata Lampung dalam Taipei International Travel Fair - 2008

sebagai Spoke Person Bandar Lampung

partner memandu acara pesona Lampung bersama Nonny Chirilda



Nah, berikut saya rangkum beberapa hal yang bisa ditekuni bagi kalian yang ingin menambah penghasilan diluar waktu  kuliah atau bahkan di luar jam kerja.

1.       Kemampuan Seni.
Saya yakin, seyakin-yakinnya, bahwa semua manusia diberi sang Pencipta sisi Seni. Meski memang ada yang porsinya besar, ada yang kecil atau bahkan ada yang belum tergali sama sekali. Bahkan sisi seni setiap manusia pun berbeda-beda. Nah, coba tanya pada diri sendiri, kira-kira bidang seni apa yang dikuasai hingga bisa diexplorasi menghasilkan uang.
Jika kamu pandai menari, bergabunglah dengan sanggar sanggar tari yang ada di sekitar tempat kamu tinggal. Mengasah sisi seni memang butuh perjuangan. Jangan berharap langsung ditampilkan jika kemampuan masih standard. Tekunlah Berlatih.
Jika kamu punya kemampuan bernyanyi yang baik,  juga bisa dimulai dari jadi penyanyi kawinan seperti saya sejak SMP dulu, jadi penyanyi band, atau ikut kompetisi menyanyi yang tak hanya melatih kemampuan berhadapan dengan orang banyak  tetapi juga menghasilkan hadiah uang tunai.
Bagi yang pandai memainkan alat musik – baik musik modern maupun tradisonal, kemampuan bermain alat musik bisa juga menghasilkan uang dengan ikut serta dalam sebuah band, terlibat dalam perhelatan musik hingga menjadi pengajar musik.
Ada banyak jenis kemampuan seni personal yang bisa digali, yang kelak akan memberikan tambahan penghasilan sekaligus pengalaman yang belum tentu didapatkan oleh orang lain. Mulai dari merajut benang, merangkai bunga hingga melukis semua adalah cabang seni yang dapat terus menerus dikembangkan.

2.      Kemampuan Jasa.
Khusus bagian ini,  cocok buat kamu yang berkenan sedikit kerja keras. Jika merasa bidang musik atau seni penampilan lainnya tak begitu menonjol coba cek apakah kamu mampu bicara di depan umum sehingga bisa jadi Master of Ceremony atau pemandu acara, atau bisa juga jadi Tour Guide  bila kamu memiliki keluwesan dalam berinteraksi, atau kamu bisa ambil bagian dalam kegiatan kegiatan yang membutuhkan jasa seorang yang aktif dan komunikatif seperti jadi Leader Official (LO) event event musik hingga ghatering perusahaan, atau jadi penerima tamu, usher, hingga bisa pula mengambil peran sebagai kepanitiaan yang hasil pekerjaannya kelak akan dibayar. Disisi lain, bidang jasa kini banyak menelurkan kelompok kelompok kreatif seperti bidang Photography,  Wedding Organizer, Event Organizer, Tour Leader, Conceptor, Trainer, Consultant, Spoke Person, Lecture, Marketing, hingga pekerja paruh waktu (part timer) hingga kemampuan berbasis komputerisasi berbentuk Start Up yang sedang menarik pangsa pasar digital. Kesemua bidang tersebut bisa kamu jajaki satu persatu lho!.

3.      Kemampuan Berorganisasi dan Komunitas.
Memang tujuan dalam berorganisasi dan gabung dalam komunitas bukan semata mata karena mengharap ada imbalan uang, tetapi dengan gabung dalam organisasi dan komunitas, kamu akan mendapatkan banyak teman dan kenalan yang siapa tahu kelak akan memberikan sumber tambahan penghasilan, datangnya rezeki kita tak tahu dari mana kan?,hehehe. Nah, didalam organisasi dan komunitas kamu juga bisa belajar banyak bagaimana melakukan sebuah pekerjaan dalam kelompok hingga mewujudkan sebuah event atau acara besar terwujud.  Dalam organisasi dan Komunitas juga kerap membentuk bidang bidang usaha mandiri yang dapat kamu jajaki bersama tim untuk mencari sumber sumber dana tambahan yang tidak hanya berguna bagi organisasi atau komunitas saja tetapi juga bisa member imbas pada tambahan penghasilan personal.  

4.      Kemampuan Literasi dan Komunikasi.
Bagian ini adalah kemampuan yang sesungguhnya bisa diasah oleh siapapun. Dulu saya sosok yang pemalu. Tak berani maju kedepan kelas, bicara depan banyak orang, terlebih berdiri di depan panggung dihadapan ratusan hingga ribuan penonton. Tak ada dalam gambaran saya sejak dulu bisa melakukan apa yang kini kerap saya jalani.
Kemampuan berkomunikasi itu bisa diasah termasuk kemampuan literasi. Bidang Literasi kini sungguh memberi ladang penghasilan yang menjanjikan. Bagaimana tidak, ditengah perkembangan media cetak maupun elektronik ditambah media sosial, setiap orang dituntut mampu teliti dalam membaca dan menerjemahkan setiap kejadian dalam tulisan. Nah, kamu yang gemar membaca bisa  me-review buku buku. Bagi yang minat menulis, ayo jadi kontirbutor media cetak, jadi penulis naskah berita, hingga penulis naskah novel dan kemudian jadi penulis terkenal yang buku-bukunya kelak terpajang di toko buku ternama. Atau paling tidak kamu jadi blogger aja dulu. Menuliskan pengalaman kamu, perjalanan kamu atau hal hal seru yang layak kamu bagikan pada pembaca. Yakinlah, setiap orang punya sisi unik yang bisa di tulis  dan bermanfaat bagi pihak lain.
5.      Kemampuan Berdagang.
Ini adalah sisi lain dari setiap orang yang memang butuh perjuangan keras dan panjang. Tapi ini adalah pilihan yang juga bisa ditekuni jika bidang bidang lain dirasa tidak begitu  kamu kuasai. Karena berdagang pun kelak akan menempatkan kamu pada posisi yang jauh lebih matang, dengan pengalaman dan perjuangan yang terus menerus ditekuni. Dalam bidang Berdagang ini pula terbuka luas bagi kamu yang punya bakat memasak. Dengan meracik masakan yang lezat kamu kemudian bisa memanfaatkan celah membuka usaha makanan/minuman, atau bisa pula membuak kantin, warung makan, kafe atau bahkan tidak menutup kemungkinan suatu saat berwujud restaurant. 

on my track! - memandu resepsi pernikahan



PENDUKUNG BERDAMPAK BESAR
Jika pada bagian awal, saya mengemukakan peluang yang bisa dijajaki untuk menambah penghasilan berdasarkan kemampuan personal yang  dapat terus menerus digali dan dikembangkan, jangan pernah lupa bahwa semua yang kamu gali dan kembangkan tersebut akan terwujud jika memperhatikan beberapa hal penunjang berikut yang juga tidak kalah penting ;
1.      THE BASIC FLOOR
Jikapun kamu punya bakat yang memang karunia Tuhan – yang sekalipun tanpa perlu diasah telah terlihat sejak kecil, tidaklah berguna dan dapat terlaksana dengan maksimal tanpa ada niat diri dan keberanian untuk memulai mewujudkannya. Bakat brilliant seseorang  disuatu bidang hanya tinggal kisah,  jika tak pernah ada niat dan keberanian untuk mengasahnya. Kemampuan komunikasi dan pengalaman saya menggeluti dunia panggung saat ini,  tak terlepas dari niat bulat saya untuk memperbaiki kemampuan diri dan kemudian memberanikan diri untuk mewujudkannya menjadi nyata. Meski awalnya banyak yang mencemooh hingga dapat perlakukan yang kurang menyenangkan baik di belakang panggung bahkan diatas panggung, tapi karena tekat bulat dan keberanian diri yang maksimal segalanya dapat diatasi bahkan terlewatkan kini. Meski anggapan miring hingga fitnahan beberapa pihak terus terjadi kini, saya tidak pernah memperdulikan. Selama kita melakukan segalanya dalam koridor yang benar, maju terus pantang mundur!. Niat dan Keberanian adalah hal Basic untuk survive!. That's the Basic Floor!!.
2.      SYNERGIC  NETWORK
Punya kemampuan tetapi tak kamu kembangkan, sama saja dengan pandai bernyanyi tapi hanya berani dikamar mandi. Jikapun sudah kamu kembangkan dan terus menerus diasah dengan baik, kamu juga butuh pihak pihak yang mengetahui kemampuan kamu dan kelak akan menyalurkan kemampuanmu itu pada hal hal terkait. Contoh, jika kamu pandai bernyanyi, banyak banyaklah bergaul dengan sesama penyanyi, musisi, pelaku dunia hiburan, pemilik usaha dunia hiburan, pemilik sound, band dan bahkan event organizer yang kerap gelar acara yang bisa jadi suatu saat melibatkan kamu sebagai penyanyi di acara acara yang akan mereka atau relasi mereka gelar. Bukan malah berdiam diri. Membuka diri pada pihak pihak terkait yang kelak akan membuka jalan bagi terasah dan berkembangnya kemampuan yang kamu miliki.
3.      ATTITUDE
Jika telah mengaitkan diri pada pihak pihak yang dirasa ‘seirama’ dengan kemampuan kamu, jangan pernah lupa untuk menjadi pribadi yang baik dengan bersikap dan bertingkahpolah yang menyenangkan.  Attitude juga berhubungan dengan etika dan etika dalam pergaulan. Bersikap disiplin, ramah dan memahami lingkungan kerja adalah hal hal simple tetapi memiliki upaya yang tidak mudah dalam penerapannya.
Kalimat yang sangat familiar ‘Attitude is Everything’ bukan sekedar kalimat biasa, tetapi perwujudan dari sebuah pribadi yang berkenan menempatkan diri pada ragam pihak. Memang pada akhirnya, kamu tak akan dapat menyenangkan semua pihak, tetapi setidaknya kamu mampu membawa diri dan memahami etika pergaulan yang berlaku, termasuk menyadari –  sesadar-sadarnya, siapa saja orang orang yang berjasa bagi perkembangan kariermu. Jangan sampai melupakan mereka yang telah memberi kontribusi terhadap cemerlangnya kemampuan dan karier kamu. Karena tak ada pencapaian yang tidak dibantu oleh pihak lain. Kamu mahluk Sosial, bukan malaikat yang tiba tiba bisa meraih pencapaian dengan diri sendiri!!.
4.      DIFFRENTIATIONS
Setiap pribadi memiliki keunikan dan keunggulan masing masing. Jadi jangan pernah mau menyamakan diri dengan orang lain, atau berusaha keras ingin jadi orang lain. Terinspirasi oleh sosok sukses boleh saja, tetapi jangan pernah terfikir untuk sama persis dengan sosok tersebut. Karena kamu pasti punya keunggulan yang belum tentu dimiliki oleh sosok yang kamu kagumi itu.
Oleh karena setiap pribadi  memiliki perbedaan yang unik, maka asah terus hal hal pembeda mu yang bernilai positif. Karena tidak ada orang yang benar benar sukses dengan menjadi plagiat. Gali dan ketahui sisi unik dan hal hal yang membuat diri kamu beda dengan pihak lain yang kelak akan menjadikan daya jual kamu lebih unggul ketimbang pihak lain. Atau dapat pula kamu kembangkan kemampuan kamu sehingga kamu memiliki cabang cabang kemampuan lain yang kelak akan memperkaya personal mu sehingga akan tercipta pembeda diri kamu dari orang lain.
5.      GOD WILL TAKE THE REST.
Setelah hal hal baik dan maksimal kamu lakukan, jangan pernah lupakan campur tangan sang Pencipta dalam segala jenis capaian hidupmu. Manusia berupaya semaksimal mungkin, Pencipta alam semesta beserta isinyalah yang akan menentukan. Karena sang pencipta sebagai penentu, maka janganlah henti untuk berupaya semaksimal mungkin yang kamu mampu. Lakukan yang terbaik secara terus menerus disertai do’a. Jika pun gagal setidaknya kamu sudah melakukan sesuatu ketimbang hanya sebatas rencana rencana. Jika gagal, bangkit, perbaiki lagi, gagal lagi?, cari alternative lain, benahi, mungkin ada hal hal penunjang yang belum singkron dan bersinergi dengan hal hal baik sehingga belum terwujud maksimal. Point  terpenting adalah teruslah belajar. Jangan berhenti. Selama nyawa di kandung badan, selama itu pula manusia harus berkenan belajar. 

Semoga  uraian ini bermanfaat, semua yang tertuang dalam tulisan ini adalah pengalaman saya yang terus menerus saya kembangkan, jikapun tujuannya untuk mencari penghasilan maka kemampuan dasar harus segera ditemukan lalu di gali semaksimal mungkin dan terus menerus dikembangkan. Karena beberapa pengembangan diri berbasis kemampuan personal tak hanya sebatas pada mereka yang masih lajang saja. Bagi yang telah berumah tangga pun dapat diterapkan untuk menambah pundi penghasilan keluarga. Sesungguhnya, pekerjaan yang paling menyenangkan dimuka bumi ini adalah Hobi yang dibayar.

Rabu, 05 Oktober 2016

MENGENAL DUNIA INDRA LEBIH NYATA

portal blog duniaindra dan topi karya Sinyo berlebel ; duniaindra


…“Dunia Indra ?, bersaudara dengan Dunia lain, yaa…?.”
“Dunia Indra ?, sebelahmana planet bumi, sih…?.”
Kira kira dua jenis pertanyaan diataslah yang paling banyak terucap dari setiap orang yang saya jumpai ketika saya sampaikan perihal akun sosmed yang saya punya.
Kalau di hitung-hitung,  lebih dari dua ribu orang selalu bertanya demikian!. – bagian ini mulai hayal!.hehehehe.
Nah, supaya penjelasan saya tidak berkepanjangan dan diulang-ulang, ada baiknya saya uraikan saja mengapa saya menggunakan kata ‘duniaindra’ di jejaring sosial.

Seperti kata pepatah ; Tak Kenal Maka tak Sayang, Tak Sayang Maka Tak Cinta, Tak Cinta Maka Taaruf!. Eh, maaf saya becandaan mulu.
Oke, oke…. simak deh uraian soal asal muasal duniaindra, berikut ini … are you ready!!!..whuusszzz……


dunia panggung yang telah saya geluti secara profesional sejak 2001

branding DUNIAINDRA dalam kaos konsumsi personal


MEREK DAGANG

Indra Pradya adalah nama panggung yang saya kenakan ketika serius menekuni pekerjaan dunia panggung di awal tahun 2001. Mulai dari nyanyi kawinan, penyanyi resto atau kafe sampai klub malam. Juga ragam jenis profesi Master of Ceremony, mulai dari jadi MC tingkat kampus, teman kuliah ulang tahun, saudara kawinan, launching produk, festival musik dan konser artis ibukota sampai acara acara ceremonial pemerintahan. Sesungguhnya, nama yang diberikan orang tua saya ketika lahir ke muka bumi adalah Ade Indrawan, pada bagian ini mohon jangan kaget  atau tertawa terpingkal dulu yaaa….simak penuturan selanjutnya.

Mendiang Mama lah sosok pertama  yang memberi usul agar saya punya nama panggung, menurut beliau penyebutan ‘Ade Indrawan’, untuk nama panggung kurang asik di telinga. Berbeda dengan penyebutan ‘Indra Pradya’. Okelah, saya pun setuju. Terlebih kata ‘Pradya’ adalah ulah kreatif Mama yang mengutak-atik nama tengah Kakek saya – Pramudya ,  bersanding dengan Indra yang memang nama tengah saya.  Mama pula yang menjelaskan bahwa sebagain besar para pesohor yang wajahnya wara wiri di televisi tidak menggunakan nama asli mereka. “kebanyakan pakai nama panggung.” kata Mama kala itu.  Contoh ; nama asli ; Virgiawan Listanto – nama panggung ; IWAN FALS, atau adakah yang mengenal nama Wahyu Setyaning Budi ?, tapi tentu sangat familiar dengan YUNI SHARA kan?... dan masih banyak nama nama pesohor lainnya yang bukan nama sebenarnya.
Mama bilang itu semua ; “Merek Dagang!”.
“Mulai saat ini, kamu perkenalkan diri sebagai Indra Pradya, itu merek dagang kamu.” ucap Mama menyemangati saya kala itu.

tampil menyanyi

ngMC acara musik outdoor - Lets Dance Global TV

tampil menyanyi

acara panggung  dangdut ; Grebek Pasar.


ACARA TV LOKAL YANG TAYANG CUMA SEKALI.

Beruntung saya tidak mengalami kendala berarti dalam melakoni dunia hiburan di Lampung. Meski ada beberapa kesalahan kecil yang menghias beberapa aktivitas memandu acara atau tampil menyanyi justru saya anggap sebagai bagian dari pembelajaran menuju kematangan profesi.
Lambat laun, saya pun merambah dunia penyiaran pada radio Pro2 dan bergabung dengan tim musik RRI Lampung. Tak sampai disitu, saya sempat di dapuk untuk menjadi TV host salah satu program talk show yang menyuguhkan informasi terkini seputar Lampung dengan tajuk ‘DUNIAINDRA’ oleh salah satu televisi swasta di Lampung pada pertengahan 2004. Betapa senangnya ketika menyadari  diri ini  masuk TV. Meski TV lokal. Tapi kebahagiaan tak berlangsung lama, bahkan terbilang singkat. Sejak pertama kali tayang dalam bentuk siaran langsung di hari Sabtu itu, sejak itu pula menjadi tayangan yang terakhir!!.  Sang Produser menyampaikan bahwa kemasan acara akan diperbaiki sambil menunggu format yang ideal agar dapat menarik minat penonton dan mencapai rating penyiaran. Tentu pernyataan pak produser menenangkan. Saya fikir akan break dalam beberapa hari atau minggu untuk perbaikan sebalulm nantinya akan tayang kembali. Tapi apa daya, sebulan, setahun, dua tahun, hingga tahun 2016 mau habis pun tak ada perkembangan seputar acara DUNIAINDRA tersebut.
  Itulah kemudian, untuk mengobati kekecewaan saya, tajuk DUNIAINDRA saya lekatkan  menjadi identitas akun jejaring sosial saya di dunia maya. Setidaknya saya pernah punya nama acara televisi – meski Cuma tayang sekali!!. Sekaligus menyenangkan hati dengan mengabadikan kata DUNIAINDRA dalam bentuk cetak kaos, topi dan benda benda personal lainnya.

 Kenalkan, saya – DuniaIndra – Dunia Inspirasi Penuh Warna by Indra Pradya, Acara TV lokal yang tayang cuma sekali. Yess!! CUMA SEKALI.!!! hahahhahaha

menjadi spoke person seputar Seni, Budaya dan Pariwisata Lampung dalam Korea World Travel Fair 2008

mengisi waktu di Korea seusai tugas

Korea World Travel Fair 2008


bersama Dr. Lula Kamal -  menjadi partner memandu acara gelaran Seni Budaya Lampung di Jakarta


SERIUS NGEBLOG

Sejak fase acara TV lokal yang tayang  cuma sekali itu, saya terus semangat memupuk diri dalam dunia panggung. Jenis acara yang saya gawangi pun semakin ‘berisi’ bahkan tak jarang saya sebut ‘beresiko tinggi’ dengan penyelenggara atau client acara yang merupakan pihak pihak terpandang.  
Seiring waktu, saya yang memang sudah gemar menulis diary sejak Sekolah Dasar dan kemudian sesekali menulis Blog diawal  SMA hingga perkuliahan, kembali tertantang untuk menekuni bidang menulis ketika saya mencoba menceritakan pengalaman saya menjadi duta seni budaya provinsi Lampung  – menampilkan kemampuan saya menyanyi lagu daerah  Lampung hingga menjadi  spoke person soal keragaman seni budaya dan potensi pariwisata yang Lampung miliki dalam ajang  Korea World Travel Fair 2008,  lalu Tong Tong Festival yang di gelar di Den Haag 2009 – Amsterdam dan Festival Budaya Indonesia di  Belgia, Swiss dan Paris. 10 hari yang berkesan pada Mei 2009 itulah yang kemudian saya bagikan dalam blog  awal saya yang kini sudah tak dapat saya kelola.






belgium

menikemphis

kampus Belgium Art University tempat pelaksanaan acara  Indonesia Cultural Festival

Selang waktu ,  pada Agustus 2014 saya mulai serius membuat blog baru – meninggalkan portal blog lama saya yang menurut saya cenderung banyak memuat curhat curhat yang tak penting! Hehehe.  Berawal dari menuliskan kisah  Upacara 17 Agustus di  Gunung Anak Krakatau bersama sahabat saya – Derry hingga kemudian mendapat suntikan semangat oleh Oom Yopie – admin akun @KelilingLampung ketika kali kedua mengunjungi Gunung Anak Krakatau.  Sederet nama Travel Blogger keren dan teruji dibidang penulisan seperti ; mba Donna Imelda, mba Evi Indrawanto (sesama klan Indra nih , heheheh),  ada Melly Feyadin, mas Teguh, mas Halim dan belakangan ada nama nama @omnduut dan Mba Katerine yang terus menyemangati saya untuk ngeBlog dan sederet nama nama lain yang jika saya urai tentu tak cukup dalam satu artikel ini.
Dan sosok penting selanjutnya adalah Alannobita – ialah sosok yang membantu saya merubah nama akun menjadi www.duniaindra.com , permanen!!. Termasuk menata halaman blog dengan apik. Soal blog saya tidak main main. Seserius saya menekuni segala bentuk pekerjaan dunia panggung, begitupun dunia menulis. Belumlah begitu mapan dan piawai soal menulis apalagi sebagai blogger. Banyak yang telah jauh lebih dulu dari saya. Tapi semangat belajar saya tidak akan terhalang oleh apapun.


monggo di kunjungi lapak lapak saya, hehehhe

Well, saya, pria dengan dua nama ; nama asli dan nama panggung dengan beragam aktivitas mulai dari penyanyi, Master of Ceremony, pengajar komunikasi ; personality development program, karyawan, pekerja lapangan, teman, sahabat, tukang jalan jalan, penyuka pekerjaan panggung, , konseptor event, suka bergumul dalam komunitas ataupun organisasi, suami 3 orang anak yang selalu bahagia karena memiliki keinginan ; I Do What I Love and I Love What I Do. Seluruh aktivitas saya itulah  yang kemudian saya rangkum menjadi satu dalam DUNIAINDRA. 
Scroll To Top