Dunia Inspirasi Penuh Warna by Indra Pradya

Rabu, 23 September 2015

PROSES PEMBUATAN SULAM USUS LAMPUNG



Pembuatan Sulam Usus yang membutuhka ketekunan dan ketelitian yang tinggi.


Sulam usus adalah seni kerajinan sulam yang telah ada sejak dulu dalam masyarakat Lampung Pepadun. Awalnya Sulam Usus hanya berupa ‘bebe’ atau penutup bagian dada para wanita dan penari penari kala upcara adat atau pesta pernikahan berlangsung. Seiring waktu Sulam Usus semakin ber-methamorphosa menjadi busana yang aplikatif dan unik.  Tapi tak banyak yang mengetahui proses rumit dan unik di balik indahnya busana Sulam Usus tersebut.

Berikut  proses pembuatan Sulam usus yang berhasil di rangkum berdasarkan penuturan ibu Siti Rahayu – selaku pemilik dari Rahayu gallery  dan seorang perancang dan pengusaha busana busana Sulam Usus.

bahan satin mengkilap di potong potong pajang berbentuk pita.

         
Tahap pertama yang harus disiapkan adalah pemilihan bahan yang baik. Bahan untuk membuat sulam usus ialah kain satin yang banyak di jual dipasaran. Usahakan satin polos tanpa motif dengan warna cerah agar jadi dari busana nanti tampak indah dan mengkilap sebagaimana sifat dari bahan satin tersebut. Setelah itu potong potong bahan satin menjadi bagian panjang panjang kecil bak pita pita. Potongan potongan pajang itulah yang kelak akan di rangkai secara teliti satu persatu.

Proses Rader berdasarkan Pola atau Motif design baju Sulam Usus


Setelah menyiapkan bahan potongan potongan panjang satin tadi barulah masuk proses rader atau mengecap pola yang di alasi karbon pada kertas karton atau kertas pola. Tujuannya adalah menduplikat design motif yang telah di gambar sebelumnya. Sehingga motif satu bagian pada baju dengan bagian lain akan berbentuk sama. Proses rader ini termasuk memakan waktu yang lama selain pengerjaan penyulaman kelak.

Proses Jelujur potongan satin sesuai pola design

Setelah di rader, hasil pola yang di rader kemudian di pasangi potongan potongan kain satin tadi dengan mengikuti motif gambar yang telah dir ader. Tahap ini haruslah cermat, karena jangan sampai potongan demi potongan satin tadi malah terputus atau tampak tidak sama satu bagian dengan bagian lain karena nantinya akan menyulitkan penyatuan pola.


Penyatuan antar bagian design satu dengan yang lain dengan proses penyulaman satu persatu setiap bagia dari potonga satin

Setelah gambar di pasangi potongan selanjutnya di jelujur, tahapan ini di lakukan untuk mempatenkan potongan satin pada lekuk bentuk motif agar tidak bergerak pada proses penyatuan. Hal ini dikarenakan sifat bahan kain satin yang lembutlah yang terkadang membuat kain bergerak ketika di sulam.

Nah setelah di jelujur barulah di sulam antara satu potongan dengan potongan lain agar menjadi satu kesatuan. Dalam prosesnya, penyulaman haruslah tetap mengikuti pola yang telah di bentuk sebelumnya.

Proses Finishing Pengecekan

Bekas benang hasil jelujur yang nampak harus di buang agar busana yang di hasilkan bersih tanpa benang bubutan


Setelah semuanya tersulam lekat dengan kertas yang merupakan gambar motif dari bentuk baju maka proses penyatuan perbagian dan finishing berupa pengecekan benang pada sulaman secara teliti. Proses ini haruslah mencermati setiap bagian jangan sampai ada benang yag kurang atau malah tidak menyatu antar potongan.

Barulah kemudian dilakukan pemasangan payet di beberapa bagian sesuai dengan design busana yang telah di tentukan.

Proses pengecekan setiap detail bagian dari busana termasuk pemasangan Payet dan Kancing
Dan tahap akhir adalah pemasangan kancing dan pengecekan secara keseluruhan dari bagian busana untuk meyakinkan bahwa busana telah layak pakai.

bentuk motif sulaman sulam usus pada baju atasan

Jenis Kebaya pendek Sulam Usus


Dengan segala runutan proses yang terurai, maka wajar jika kerajinan Sulam Usus sungguh sebuah proses yang harus dihargai. Tak hanya mengandung nilai filosofis sebagai warisan nenek moyang orang Lampung secara turun temurun tetapi juga sebuah perjalanan seni sulam yang tinggi. Jadi wajar jika Sulam usus bernilai jual cukup tinggi. Karena proses pembuatan yang bisa memakan waktu cukup lama. Untuk baju atasan wanita berbentuk pendek saja bisa memakan waktu sebulan dan busana model kebaya panjang bisa memakan waktu pengerjaan selama 2-3 bulan dengan seluruh proses pembuatan tanpa menggunakan mesin modern alias handmade.
Ada Harga yang pantas dibalik proses panjang pembuatan Sulam Usus.

0 comments :

Posting Komentar

Scroll To Top